Selasa, 15 November 2011

DESA Q



            Saya akan bercerita sedikit tentang desaku. Sendowo adalah nama desaku yang ada di Kecamatan Kedungris, Nglipar, Gunungkidul. Kehidupan di desa saya sangat nyaman dan tentram. Masyarakatnya pun tak canggung-canggung berbaur dengan masyarakat disekitarnya. Masyarakat di desa saya saling bergotong-royong satu sama lain. Masyarakat di desa saya kebanyakan bekerja sebagai petani tetapi juga ada yang sebagai wiraswasta.
            Pada musim kemarau yang panjang kemarin, mereka kebingungan dalam mencari rumput untuk hewan ternak peliharaan mereka, lading dan sawah pun dibiarkan kosong, tidak ditanami karena tanah yang keriong dan terbatasnya air. Dan kini musim hujan pun tiba. Semua masyarakat khususnya petani sangat senang dan semangat untuk menanami sawah dan lading mereka dengan berbagai palawija. Mereka bergegas setiap harinya dari pagi sampai sore menanami sawah dan lading mereka dengan kata tak kenal lelah. Mereka juga saling membantu atau bergotong-royong satu sama lain. Dengan adanya gotong-royong tersebut akan menciptakan kerukunan antara masyarakat satu dengan yang lainnya.
            Selain itu, kebudayaan yang ada di desa saya adalah adanya seni karawitan dan campursari. Adanya seni karawitan ini untuk meneruskan tradisi yang ada sejak dulu. Dan di bentuknya seni campursari tersebut karena masyarakat di desa saya sangat suka dengan seni campursari tersebut. Mereka sangat antusias dengan seni-seni campursari karena juga dapat memberikan hiburan kepada masyarakat.Dan sekarang seni campursari ini semakin maju dan berkembang. Seni campursari ini juga bias digunakan di hajatan warga setempat. Karena kecintaan masyarakat terhadap seni budaya ini, mereka berharap seni-seni yang ada di desa ini bias lebih maju dan berkembang lagi.  
            Apalagi dalam segi keamananya. Di jamin desa saya aman karena setiap malam para warga melalukan ronda di pos kamling. Ronda malam juga dilakukan warga dengan berkeliling. Dengan dibuatnya atau adanya jadwal kegiatan ronda ini, kegiatan ini akan berjalan dengan lancer dan tertib. Mereka sangat antusias dengan adanya kegiatan tersebut karena agar terciptanya ketentraman dan kenyamanan di desa saya.
            Selain adanya kesenian campursari tersebut, di desa saya juga terdapat kerajinan dari kayu yaitu membuat berbagai mebel kayu seperti pembuatan meja, kursi, almari, dipan dan sebagainya. Sampai sekarang kerajinan tersebut masih ada dan berkembang. Pembuat kerajinan tersebut sering mengirim ke luar kota seperti Jakarta, Semarang, Yogyakarta dan lain sebagainya. Karena sering adanya yang memesan kerajinan tersebut, pembuat kerajinan memiliki karyawan 5 orang. Mebel kayu tersebut sudah di kenal para warga di desa saya.
            Selain kerajinan tersebut, salah satu warga di desa saya juga mempunyai usaha yaitu membuat camilan kripik singkong dan pisang. Usaha kecil-kecilan tersebut sudah banyak diminati para warga setempat dan warga lain diluar desa saya. Sampai sekarang usaha tersebut masih berjalan dan terus berkembang ke daerah-daerah lain.
            Inilah kisah atau cerita mengenai desa saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar